SzjYeBypnu5YzfgA4Anh6XCcAU0

Pages

Jumat, 02 Maret 2012

About

Assalamualaikum teman,
Sebenarnya blog ini sudah dibangun sejak tahun 2010 tapi baru awal tahun 2012 aku mulai coba-coba mulai lagi (masih blogger pemula kok) :P
Sebagai blogger pemula, pengen deh rasanya bermetamorfosis jadi yang lebih handal. Mohon bantuannya ya.
Bila teman-teman ingin hubungi aku, kirim email aja ke :
iRus.yasha@gmail.com
atau fb aku : Rusdha Aulia
 

Thanks friends :)
Rusdha

Rabu, 22 Februari 2012

Lovable Bookmark

Bismillahirrahmanirrahim..

sudah lamaaaa banget udah nggak pernah posting lagi. 
Sekarang aku udah kelas XII SMA di SMAN 1 Gambiran. So ini tahun terakhirku di sekolah ini, pengen deh rasanya bikin kenang-kenang2 buat special persons. hehe.

Sabda Rasululloh SAW, “Hendaknya kamu saling memberi hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian.” (HR. Tirmidzi dan dan Ahmad)

Amin,aku buat pembatas buku ini nih, gimana menurut kamu???













Temen2 tertarik buat sendiri?
Desain aja pake Corel Draw,  gambar2 aslinya aku download dari Mami Summer Driggs nie. Hihi.. Terus aku gabungin deh.Kalo sudah dicetak, pada garis tengah pembatas buku dilipat seprti biasa, tapi jangan lupa sebelumnya untuk menggunting gambar yang menempel di garis tengah sesuai pola ya. biar pas dibuat pembatas tetap terlihat ..

selamat mencoba :)

Jumat, 13 Agustus 2010

Hukum Membaca dan Mempercayai Horoskop / Zodiak

Horoskop dan Astrologi ialah ilmu yang digunakan bagi mencari maklumat serta ramalan terhadap perkara ghaib dari bintang-bintang serta bulan-bulan kelahiran seseorang manusia. Seringkali kita lihat horoskop seperti ini banyak dipaparkan di dalam majalah dan media massa terutamanya yang disasarkan kepada golongan remaja.

Ramalan Horoskop (Horoscope) DIPERCAYAI KONONNYA yang dapat menentukan ramalan personaliti seseorang, sifat peribadi dan ramalan nasib bulan-bulan dalam kehidupannya. Misalnya bagi mereka yang lahir di dalam bulan Oktober pada hari 24 sehingga 22 November merupakan mereka yang dilabelkan dengan bintang SCORPIO dan mempunyai personaliti serta peribadi ramalan tertentu.

Ramalan sebegini membawa kepada syirik dan hukum mempercayainya ialah haram dan berdosa. Telah diriwayatkan oleh Abdullah ibn Abbas ra Rasulullah s.a.w. telah bersabda :

Sesiapa yang mengambil sebahagian dari ilmu bintang (nujum) maka sesungguhnya dia telah mengambil sebahagian dari ilmu sihir yang setiap kali bertambah ilmu bintangnya (berkaitan ramalan) maka bertambah pulalah ilmu sihirnya . (hadith sahih diriwayatkan oleh Abu Daud, Nasaie dan Ahmad).

SOLAT mereka yang membaca ramalan bintang sama ada di akhbar, majalah atau di internet tidak akan diterima Allah selama 40 hari, tidak kira mereka percaya atau sebaliknya kerana perbuatan itu sama seperti berjumpa dengan tukang ramal.

Pensyarah fakulti Syariah dan Undang-undang Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Nik Salida Suhaila Nik Saleh, menjelaskan perkara itu berdasarkan ulasan ulama terkenal Yusuf al-Qardawi mengenai hukum membaca ramalan bintang.

Katanya, walau seseorang itu tidak membenarkan apa yang dibaca, solatnya tetap tidak diterima selama 40 hari dan jika membaca serta membenarkan pula ramalan itu, maka orang itu dikatakan kufur kepada ajaran Muhammad.

Bagaimanapun katanya, jika membaca dengan tujuan untuk membantah, menjelaskan dan mengingkari amalan syirik, hukumnya dituntut malah menjadi wajib kerana tujuan memberi pengajaran kepada orang lain.

"Jelas amalan meramal, membaca dan menaruh sikit rasa yakin apa dikatakan ramalan bintang itu perlu dijauhi mulai hari ini. Ini bukan perkara main-main atau seronok-seronok kerana ia bercanggah dengan hukum Islam," katanya.

Telah jelas hukum sihir bahawa ianya haram menurut kesepakatan ulama dan membawa kepada kufur serta terbatal iman. Maka di dalam masalah ilmu horoskop ini hendaklah para pemuda-pemudi Islam berhati-hati dan tidak mempercayai apa-apa dari ramalan bintang-bintang ini yang jauh dari kebenaran dan dipenuhi kedustaan dan penipuan sekalipun terdapat kepadanya beberapa berita yang mendekati kebenaran.


dikutip dari : topik sebuah grup "Rahsia Tarikh Lahir - Syirik&Sesat" di Facebook


Bookmark and Share

Minggu, 28 Maret 2010

Dampak Buruk Kemarahan

"Dan Orang- orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, apabila mereka marah mereka memberi maaf." (QS. Asy-Syura [42]:37

Sahabat, marah ternyata membawa dampak buruk bagi yang melakukannya. Pemarah biasanya tidak disukai orang-orang yang ada di sekitarnya. Sebaliknya, maaf akan membawa dampak bagus bagi yang melakukannya. Pemaaf akan disukai orang lain.
Menurut sebuah situs internet, orang yang terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, sebenarnya tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal itu menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Kemarahan tingkat rendah yang kontinu akan membakar tubuh yang menjadikannya sulit berpikir jernih. Sedangkan memaafkan, merupakan salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang.
Sebuah artikel berjudul "Forgivennes", yang diterbitkan Healing Current Magazine, menyebutkan, kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri, merusaak keseimbangan emosional, bahkan kesehatan jasmani. Orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu berharga dari hidupnya dalam kemarahan, kegelisaan, dan lebih suka memaafkan diri sendiri serta orang lain.
Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebua keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, tapi terasa membahagiakan, menghilangkan segala bentuk merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir dan batin. Karena itu, hindari kemarahan, gantilah dengan akhlak mulia, yaitu memaafkan. Dengan menjadi pemaaf, Allah 'Azza wa Jalla akan meridhai dan menyayangi kita. Wallahu a'lam.

* ZamZam | No.11 | Tahun II | Juli 2008


Bookmark and Share

Rabu, 24 Maret 2010

Syar'i-tidaknya Busana Muslimah


Sudah tidak asing lagi di lingkungan kita sosok-sosok wanita Islam (Muslimah) yang mengenakan "jilbab", dimana merupakan wujud dari apresiasi hukum wajib Islam yang harus ditaati. Dan adalah hal yang sangat menggembirakan ketika melihat para wanita Islam mulai berbondong-bondong mengenakan jilbab.

Jilbab yang dipahami masyarakat kita adalah jilbab sebagai kerudung, bukan dari makna aslinya, yakni baju luar yang dipakai untuk menutupi tubuh dari atas (kepala) sampai bawah (kaki), kemudian dikenal dengan nama hijab, karena dipakai dengan maksud untuk menghindari dari pandangan laki-laki yang bukan mahram (tidak mempunyai hubungan darah/kekerabatan).

Semakin banyaknya muslimah yang memakai jilbab dewasa ini, nampaknya tidak disia-siakan oleh dunia mode, sehingga terciptalah banyak model/kreasi jilbab yang ada di tengah-tengah masyarakat kita. Dan Pada dasarnya, model seperti apa pun jilbab yang dikenakan seorang muslimah, harus tetap mengacu pada standarisasi jilbab yang dimaksud dalam ajaran Islam, dimana fungsi sebenarnya adalah pakaian takwa atau hijab.

Adapun syarat hijab seorang muslimah adalah :

1. Menutup seluruh badan selain yang dikecualikan, seperti muka dan telapak tangan.
2. Tidak ada hiasan pada pakaian itu sendiri.
3. Kain yang tebal dan tidak tembus pandang.
4. Lapang dan tidak sempit. Karena pakaian yang sempit dapat memperlihatkan bentuk tubuh seluruhnya atau sebagian.
5. Tidak menyerupai laki-laki.
6. Tidak menyerupai pakaian orang kafir.
7. Pakaian yang tidak mencolok.

Jadi, kita dapat menyimpulkan bahwa jibab itu syar'i atau tidak dengan mengacu pada tujuh syarat tersebut.

Yang menarik perhatian penulis dan perlu dicermati adalah model jilbab yang sepertinya syar'i (sesuai aturan Islam) tapi ternyata tidak syar'i. Penulis mengambil contoh salah satu model jilbab lebar (biasanya menjuntai sampai pusar atau menutupi dada) yang ada kerutan dan neci pada leher. Kalau ditarik ke belakang, samping, atau depan (sesuai modelnya), leher akan terlihat lebih ramping tapi tidak mencekik. Dan biasanya, model jilbab ini berbahan kain "jatuh" atau lembek. Kalau kita perhatikan lebih teliti, model seperti ini akan menampakkan lekuk pada pundak dan dada.

Salah satu contoh lainnya, yakni pada jilbab yang ada kerutan di kepala, melingkar dari telinga kanan ke telinga kiri. Kalau yang memakai jilbab model seperti ini menyanggul rambutnya, maka rambut akan terlihat bentuknya, karena posisi kerutan tepat di bawah sanggulan rambut. Padahal dalam konteks menutup aurat, di sini tidak hanya menjadikannya tidak kelihatan secara fisik, tapi juga secara bentuk (lekuk).

Jadi, sudah seharusnya para kaum muslimah lebih hati-hati dalam memilih model jilbab, karena yang disyari'atkan bukan hanya lebar menutup dada, tapi juga harus tebal (tidak transparan), tidak menarik perhatian, dan tidak menampakkan lekuk tubuh.

Wallahu a'lam bishshawab.

eramuslim.com


Bookmark and Share